Harga Saham BRI (BBRI) Bakal Menuju Rp4.350?

Harga Saham BRI (BBRI) Bakal Menuju Rp4.350?

Harga Saham BRI (BBRI) Bakal Menuju Rp4.350? Kenaikan nilai positif datang dari investor atas saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Diasumsikan hal itu akan dilakukan secara bertahap, seiring dengan rights issue dan pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro (UMi) yang mampu menawarkan layanan dari satu sumber.

Harga Saham BRI (BBRI) Bakal Menuju Rp4.350?

ephratamerchants – Direktur Ekuator Swarna Investama Hans Kwee melihat dua aksi korporasi yang dilakukan BBRI Aktiencodebank semakin memicu optimisme investor.

“Rencana holdingnya bagus. Tentu holding [tiga perusahaan yang terlibat], termasuk BRI, bisa memiliki banyak potensi bisnis yang bagus. Tapi untuk target harga saya perkirakan Rp 4.350,” katanya dalam keterangan tertulis.

Baca Juga : China Perketat Aturan IPO Bagi Perusahaan Teknologi

Dia berasumsi posisi saham BBRI akan naik ke nilai Rp 4.350 tahun ini. Sementara harga BBRI belakangan ini bergerak di kisaran Rp. 3.800 dengan Price-to-Book Value (PBV) 2,37 kali.

Seperti diketahui, Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2021 ditetapkan sebagai payung hukum penyelenggaraan BUMN UMi. Tiga perusahaan BUMN yang terlibat dalam investasi selanjutnya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Atau BRI sebagai induk perusahaan, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Masyarakat Madani (Persero) atau PNM.

Di sisi lain, Hans juga mengatakan kinerja keuangan anggota holding yakni BRI, Pegadaian dan PNM terlalu baik. Tren kinerja pembiayaan tetap dipandang positif meski menghadapi tantangan pandemi. Setiap perusahaan masih bisa membukukan keuntungan.

Selain keuntungan bagi ketiga perusahaan dan investor, Hans juga mengutamakan menjaga keuntungan yang diperoleh banyak pelaku UKM dan UMi. Pelaku usaha di segmen selanjutnya akan menerima lebih banyak variasi produk layanan atau one stop service dengan lebih mudah dan efisien.

Oleh karena itu, diperkirakan segmen ultra-mikro ketiga perusahaan, dengan sistem holding UMi negara hampir selesai, akan semakin meningkatkan kualitas bisnisnya. Hal ini didorong oleh potensi integrasi data.

Baca Juga : Lowongan CPNS Untuk SMA Dan Kategori Bisnis Baru 2021

Sehingga ke depan banyak potensi bisnis baru di segmen ultra-mikro dapat digabungkan dan sekaligus mengurangi risiko. Menurutnya pemikirannya, BRI memiliki sistem dan teknologi informasi yang mumpuni.

Dalam hal kesepakatan pembiayaan yang relatif sama antara ketiga perusahaan yang menyasar segmen UMKM, kombinasi informasi dari ketiga perusahaan tersebut akan lebih sesuai untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan. “Ditambah lagi, ini sebenarnya era perbankan digital. Data yang baik akan membuat penilaian pendanaan lebih tepat,” tambah Hans